THOUGHT&BOOK

Ketika rindu...

Aku merindukan kabut pagi, putih yang pekat, namun ringan menyelimuti hamparan hutan sekitar, segala kehijauannya. Ada irama hening, namun bening menelusupi setiap aliran hirupku.
Aku menceritakan tentang kabut pagi, suatu pagi dan banyak hitungan pagi. Dimana pandanganku sesaat berbatas dan pikiranku menjangkau segala kemungkinan yang akan kemudian terjadi.
Bagaimanapun aku jatuh rindu pada kesejukan kabut pagi. Sebuah analogi suatu ketika pikiran manusia. Dimana yang kita butuhkan hanyalah sebuah sikap tenang, bahwa keadaan ada dalam solusi kejernihan pikiran kita.

No comments:

Post a comment